Penemuan Borobudur


Candi Borobudur muncul kembali tahun 1814 ditemukan kembali oleh Sir Thomas Stanford Raffles. Gubernur jenderal Inggris yang ketika ada kegiatan  di Semarang , mendapat informasi bahwa di daerah Kedu telah ditemukan susunan batu bergambar, kemusian dia mengutus Cornelius seorang Belanda untuk membersihkanya. Kemudian pekerjaan ini dilanjutkan oleh Residen Kedu yang bernama Hartman pada tahun 1935. Selain membersihkan  Borobudur dia juga mengadakan pelelitian khususnya terhadap setupa puncak Candi. Namun sayang mengenai laporan penelitian ini tidak pernah terbit. Pendokumentasian berupa gambar bangunan dan relief candi dilakukan oleh Wilsen selama 4 tahun sejak tahun 1849, sedangkan dikumen foto dibuat pada tahun 1873 oleh Van Kinsbergen.

 Pemugaran Candi Borobudur


Upaya pemugaran Candi Borobudur dilakukan sebanyak dua kali, yaitu pertama kali dilakukan oleh pemerintah Hindia Belanda di bawah pimpinan Van Erp dan yang ke dua dilakukan oleh pemerintah Indonesia yang diketuai oleh Sukmono.


Pemugaran I tahun 1907-1911

Pemugaran yang pertama sepenuhnya di biayai oleh pemerintah Hindia Belanda. Sasaran pemugaran lebih banyak ditujukan pada bagian puncak candi yaitu tiga teras yang berbentuk lingkaran dan stupa pusatnya. Bagian atas stupa induk dahulu ada bangunan yang disebut catra. Tetapi tidak bisa dipasang kembali dikarenakan batu-batunya sudah banyak yang hilang. Pernah dibuat replika catra dipasang di puncak stupa induk tetapi karena batu-batu yang digunakan merupakan batu baru, sekarang diletakkan di kantor konserfasi.

                   Sebelum pemugaran I


Setelah pemugaran II



Pemugaran II tahun 1973-1983


Bekerjasama dengan UNESCO  pemugaran dilaksanankan selama 10 tahun. Pemugaran yang ke II ini membongkar 4 lantai bagian Rupadhatu, dari lantai 2 sampai lantai 5. Semua batu dibawa turun, dibersihkan. Dibuat fondasi dengan besi beton, memasang drainase atau saluran air dan mengembalikan semua batu ke posisi semula. Selesai tepatnya tanggal 23 Februari 1983 dan diresmikan oleh presiden kita yang ke II Bapak Soeharto.


Pemugaran II

(Sumber Balai Konservasi Borobudur)





Comments

  1. Salah satu aset terbaik bangsa. Apakah pemugaran II yang tampak saat ini?

    ReplyDelete
  2. mantapp mas, terus berkaryaa dan jangan pernah menyerah

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Arca Mbah Bêlêt di Borobudur

Pahlawan Penyelamatan Borobudur Yang Terlupakan

Paimin dan Nama Borobudur